0812 1222 4419 ratanavaro@gmail.com

Balikpapan, 5 April 2024 – Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) Provinsi Kalimantan Timur merayakan kesuksesan acara Musyawarah Daerah I (Musda I) dan pelantikan Ketua baru yang berlangsung pada hari Jumat, tanggal 5 April 2024, di Mahavihara Buddhamanggala, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Padesanayaka Sangha Theravada Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Padesanayaka YM. Bhikkhu Nandaviro Thera memberikan dukungan penuh atas kegiatan ini sebagai wujud komitmen dalam pengembangan pendidikan agama Buddha di wilayah tersebut.

Dalam Musda 1 PERGABI Provinsi Kalimantan Timur juga dihadiri oleh Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Sugiyo, S. Ag. Beliau berpesan bahwa dengan terbentuknya PD PERGABI Provinsi Kalimantan Timur diharapkan menjadi Mitra dan Patner dalam memajukan serta mengembangkan pendidikan agama Buddha di Provinsi Kalimantan Timur sebagai tanggungjawab dan profesional dari para guru Pendidikan Agama Buddha.

Demikian juga Pengurus Pusat PERGABI turut hadir dalam acara tersebut, serta melantik Bapak Dr. Sulan, S.Ag., MM., dan Bapak Kuswanto, S.Ag., M.Pd., sebagai Dewan Pengawas Pengurus Pusat PERGABI, yang akan membantu dalam pengelolaan organisasi di tingkat nasional.

Puncak acara Musda I adalah pelantikan Ketua baru PERGABI Provinsi Kalimantan Timur. Bapak Padma Dhyana, S.Ag., terpilih untuk memimpin PERGABI Provinsi Kalimantan Timur ke arah kemajuan dan kemakmuran. Beliau telah berkomitmen untuk membawa PERGABI ke tingkat yang lebih baik dan memberikan kontribusi yang nyata bagi pendidikan agama Buddha di wilayah tersebut.

Musda I PERGABI Provinsi Kalimantan Timur yang dipimpin oleh Pemimpin Sidang Kuswanto, S. Ag., M. Pd dan Wakil Ketua Sulastri, S. Ag serta sekretaris Suradi, S. Sos., S. Ag merupakan gambaran bahwa pelantikan ini mencerminkan semangat dan tekad PERGABI Provinsi Kalimantan Timur dalam mengembangkan pendidikan agama Buddha serta mempererat tali persaudaraan di antara para pengajar agama Buddha di wilayah ini.