- AgendaOne Day Mindfulness (ODM) di ISMC Jakarta
- BeritaMusda I Sukses Membawa Dwi Sektiyono Cahyo sebagai Ketua, PERGABI DIY Siap Berkarya untuk Kemajuan Pendidikan Agama Buddha
- ArtikelMeditasi Pernafasan – Pendahuluan Anapanasati Pokok Meditasi oleh YM. Kasapa Thera
- AgendaSutrimo Pimpin PERGABI Kalimantan Utara: Komitmen untuk Pendidikan Agama Buddha yang Berkualitas
- ArtikelMusda I PERGABI Jawa Timur: Sunarto Terpilih Menjadi Ketua
- ArtikelMusda 1 Pergabi Kalsel: Narmin Resmi Terpilih sebagai Ketua Baru
- BeritaKonsolidasi PERGABI Kalimantan Barat: Subari, S.Ag Terpilih Menjadi Ketua dalam Musda I

Forum Nasional WANDANI Membangkitkan Semangat Wanita Indonesia untuk Berkarya
Jakarta, 25 Agustus 2019 bertempat di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta, Wanita Theravada Indonesia (WANDANI) mengadakan acara Forum Wanita Nasional WANDANI untuk pertama kalinya. Perlu diketahui bahwa WANDANI adalah perkumpulan wanita buddhis mazhab Theravada terbesar di Indonesia dengan anggota tersebar di 25 provinsi. Fokus kerja WANDANI adalah pemberdayaan ekonomi wanita dan pendidikan wanita & keluarga.
Tema pada Forum Nasional yang diadakan untuk pertama kalinya adalah “Wanita dan Kebangsaan”, dan menampilkan beberapa wanita WANDANI yang telah berkreasi dan berkarya pada berbagai bidang pemberdayaan wanita. Selain tokoh dari WANDANI, tokoh-tokoh yang dihadirkan dalam acara Forum Nasional ini adalah orang-orang yang sangat inspiratif , seperti ibu Wulan Tilaar, Ibu Inaya Wahid, dan Ibu Megawati Santoso.
Kurang lebih pukul 12.45 acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars WANDANI. Setelah itu ditayangkan Video Profil WANDANI, dimana tersirat perjalanan WANDANI dalam usahanya menggerakan wanita buddhis di Indonesia untuk terus maju dan mengembangkan sumbangsihnya untuk kemajuan umat Buddha di Indonesia serta turut aktif dalam pembangunan nasional. Bhikkhu Subhapanno, Mahathera selaku Ketua Umum Sangha Theravada Indonesia dalam sambutannya mengatakan:” Wanita buddhis harus memiliki 6M, untuk membangun masyarat Buddhis yang lebih baik agar dapat maju dan berkembang dengan pesat”. 6M yang dimaksud adalah Macak, Masak, Manak, Makarya, Moral dan Meditasi. Berikut penjelasan dari 6 M:
- Macak berarti pandai berdandan, tidak hanya jasmani saja yang terlihat cantik namun batin juga harusnya demikian.
- Masak berarti pandai memasak, tidak hanya masakan dalam hal makanan, namun juga harus pandai dalam masakan untuk makanan batin.
- Manak, berarti memberikan keturunan bagi keluarga, namun tidak hanya keturunan secara biologis saja, namun jauh dari itu dapat menciptakan generasi yang baik untuk perkembangan agama buddha
- Makarya, wanita buddhis harus mampu memberikan karya-karya nyata utuk membangun umat buddha
- Moral, wanita buddhis harus memiliki moral yang tinggi, agar menjadi lebih berkwalias hidupnya. Hal ini sangat penting karena jika hal ini tidak dilaksanakan dengan baik maka keempat hal sebelumnya akan kurang berarti.
- Meditasi, setelah sempurna memiliki 5M hal terpenting yaitu pengembangan secara spiritual yaitu meditasi. Meditasi dapat membuat hati dan pikiran menjadi tenang dan dapat menciptakan kebijaksanaan dalam segala tindakan.
Itulah pesan singkat dari Sanghanayaka Sangha Theravada Idonesia, semoga dapat diaplikasikan oleh semua wanita buddhis di Indonesia. Sadhu..
Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Jenderal Pembimbing Masyarakat Buddha Kementrian Agama RI disampaikan oleh Bapak Caliadi, beliau memberikan semangat kepada WANDANI untuk terus berkarya turut serta memberikan bimbingan kepada wanita buddhis di Indonesia.
Acara dilanjutkan dengan perkenalan seluruh Pengurus Daerah tingkat Provinsi di seluruh Indonesia yang diperkenalkan oleh Ibu Wenny Lo selaku Ketua Umum WANDANI. Sangat menarik dalam perkenalan ini karena semua menggunakan pakaian adat dari masing-masing provinsi. Hal ini merupakan contoh nyata bahwa WANDANI sangat mencintai kearifan lokal dengan memperkenalkan pakaian adat dari masing-masing provinsi dengan sangat anggun.
Acara selanjutnya adalah Forum Wanita Nasional Sesi 1 yang menampilkan:
- Ibu Kustiani, Ph.D dengan tema “Pemberdayaan Wanita Buddhis di Daerah (Jawa Tengah)”
Disampaikan oleh beliau bahwa wanita buddhis di Jawa Tengah telah membangun koperasi Prema. Koperasi ini sudah berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan baik berupa materi maupun softskill yang sangat bermanfaat bagi anggota WANDANI di Jawa Tengah
- Ibu Mira Hoeng, B.A.(Hons) dengan tema “Pemberdayaan Wanita dengan Berkarya”
Menyampaikan pentingnya karya seni melalui menggambar yang dapat diaplikasikan menjadi produk seperti batik yang dimiliki oleh Prema. Dalam menggambar sebelumnya beliau melakukan meditasi, sehingga gambar yang dihasilkan lebih maksimal. Beliau juga salah satu mentor dalam usaha Prema Batik, dimana batik yang dihasilkan sudah dipakai oleh sebagian umat buddha di indonesia
- Ibu Mariani Chandra, SE dengan tema “Peranan Wanita Bagi Lingkungan Hidup”
Beliau mengajak umat buddha untuk turut aktif dalam gearakan mencintai lingkungan hidup, agar alam terus terjaga dengan baik dan seimbang.
Setelah itu dilanjutkan dengan sesi 2 yang menampilkan :
1. Ibu Inaya Wahid
Beliau menceritakan bagaimana menggerakkan anak muda melalui Positive Movement dalam melakukan aksi-aksi sosial (misalnya membantu TKI dan pembahasan HAM) dengan cara modern.
2. Ibu Megawati Santoso
Beliau menyampikan bagaimana seorang perempuan Buddhis untuk dapat menginspirasi kaum perempuan Buddhis lainnya untuk memiliki cita-cita/impian berpendidikan yang tinggi dan mengejar impian tersebut dan menginspirasi kaum perempuan Buddhis lainnya untuk mulai bergerak berkontribusi bagi pembangunan Bangsa dan Negara Indonesia, melalui bidang pendidikan.
3. Ibu Wulan Tilaar
Beliau menyampikan peran nyata perusahaan nasional seperti Martha Tilaar Grup dalam mendukung pemberdayaan wanita dan menginspirasi kaum perempuan untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.
Semoga apa yang diberikan WANDANI untuk umat Buddha Indonesia dari awal berdirinya WANDANI hingga saat ini berkembang pesat di seluruh pelosok Indonesia dapat terus memberikan kotribusi yag positif untuk perkembangan umat Buddha di Indonesia dan dapat berkontribusi untuk pemberdayaan wanita di Indonesia.
Semoga acara ini dapat membuka hati umat Buddha pada khususnya dan warga Indonesia pada umumnya untuk terus berkarya menuju Bangsa Indonesia yang semakin maju.
padamutisarana
30 Nov 2024
Musda I Sukses Membawa Dwi Sektiyono Cahyo sebagai Ketua, PERGABI DIY Siap Berkarya untuk Kemajuan Pendidikan Agama Buddha Sleman, 30 November 2024 – Perkumpulan Guru Agama Buddha (PERGABI) Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Musyawarah Daerah (MUSDA) I pemilihan dan pembentukan pengurus sekaligus melaksanakan pelantikan pengurus baru untuk periode 2024-2027. Kegiatan ini diselenggarakan di Vihara Dharma Wijaya, …
padamutisarana
28 Nov 2024
Meditasi Pernafasan adalah salah satu meditasi Buddhis yang sangat populer dan mudah dilakukan untuk mengembangkan batin dan nilai luhur setiap manusia Menurut Ajaran Sang Maha Buddha, ada 40 mata pokok Meditasi yang diperuntukkan bekerjanya pikiran dalam membangun Ketenangan melalui Jhana (Pencerapan). Ini adalah disebut Kamma-tthana, dan kata ‘Thanam’ (tempat, stasiun, landasan). Jadi, Kammatthana berarti …
padamutisarana
09 Nov 2024
Tanjung Selor, 09 November 2024 – Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) kini resmi terbentuk di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Kepengurusan PERGABI Kaltara untuk masa bakti 2024-2027 dibentuk melalui Musyawarah Daerah I (Musda I) PERGABI Kaltara yang berlangsung secara luring di Sekolah Buddhis Paramita bagi anggota yang berdomisili di Tanjung Selor dan daring bagi anggota …
padamutisarana
10 Agu 2024
Magetan, 10 Agustus 2024 – Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) Provinsi Jawa Timur mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) I di Hotel Merah 2 Sarangan Kabupaten Magetan Jawa Timur untuk pembentukan Pengurus Daerah (PD) PERGABI Jawa Timur yang pertama. Bapak Roch Aksiadi, S.Ag., ST., MM., selaku Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PERGABI hadir dengan penuh semangat dan …
padamutisarana
21 Jun 2024
Kalimantan Selatan, 14 Juni 2024 – Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (Pergabi) Provinsi Kalimantan Selatan sukses mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) 1 yang dipusatkan di Aula Vihara Buddha Sasana Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Jumat, 14 Juni 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Pergabi, Bapak Sukiman, S.Ag., M.Pd.B., dengan tujuan untuk membentuk Pengurus …
padamutisarana
01 Jun 2024
Mempawah – Tisarana.Net 1 Juni 2024 – Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) I di Gedung PGRI Kabupaten Mempawah untuk pembentukan PD PERGABI Kalimantan Barat yang pertama. Bapak Tukul Slamet, S. Ag., selaku Sekretaris Pengurus Pusat PERGABI hadir dengan penuh semangat dan memberikan arahan serta motivasi kepada seluruh …
10 Feb 2018 14.702 views
Kalyanamitta berasal dari kata Kalyana yang artinya baik atau bagus dan Mitta yang artinya teman. Jadi Kalyanamitta berarti teman yang baik atau bagus yang dapat menjadikan diri kita selalu waspada dalam menempuh kehidupan dunia dan setelah meninggal. Terdapat empat macam sahabat yang dipandang berhati tulus ( suhada ) : yaitu A. sahabat penolong ( upakaro …
21 Feb 2016 13.788 views
Ada dua orang yang tidak terbalas jasa-jasa nya siapakah mereka ? AYAH dan IBU-mu. Barang siapa dapat mendorong orangtua-Nya menjadi berkeyakinan, berkebajikan, murah hati, bijaksana, dengan berbuat begitu, orang ini telah membalas, bahkan ia telah berbuat lebih dari pada sekedar membalas jasa-jasa orangtua-NYA. ( Anguttara Nikaya 161 ) Pada kesempatan ini saya ingin mengajak para DERMAWAN yang bisa …
30 Nov 2015 10.430 views
Agama Buddha yang oleh umat Buddha dikenal sebagai Buddha Dhamma, bersumber pada kesunyataan yang diungkapkan oleh Sang Buddha Gotama lebih dari dua ribu lima ratus tahun yang lalu, yang menguraikan hakekat kehidupan berdasarkan Pandangan Terang, dan oleh karenanya dapat membebaskan manusia dari ketidaktahuan (avijja) dan penderitaan (dukkha). Dalam sejarah perkembangan agama Buddha, telah timbul berbagai …
22 Feb 2016 8.199 views
DOKTRIN KELAHIRAN KEMBALI Apakah ada kehidupan sebelum kelahiran ? Akankah ada kehidupan setelah kematian ? Ini adalah pertanyaan – pertanyaan yang perlu dibicarakan secara serius dan tenang. Pertanyaan – pertanyaan yang memiliki kepentingan filosofis seperti itu harus dipertimbangkan dengan segenap pemikiran manusia secara objektif dan tanpa prasangka, tidak dipengaruhi oleh perasaan pribadinya. Seseorang mestinya jangan …
28 Jan 2017 7.051 views
Oleh : Y.M. Acharya Buddharakkhita Terdapat berbagai cara dalam latihan metta-bhavana, meditasi cinta kasih universal. Tiga metode dasar akan diuraikan di sini. Petunjuk-petunjuk ini, didasarkan pada sumber-sumber kitab suci dan kitab komentar, ditujukan untuk menjelaskan latihan meditasi metta dalam cara yang jelas, sederhana, dan langsung sehingga setiap orang yang bersungguh-sungguh ingin melaksanakan latihan tidak memiliki …
03 Des 2017 6.553 views
“ Anuttaram Punnakhetam Lokassati” Dalam kehidupan manusia didunia ini, terdapat 4 hal yang selalu diinginkan, yaitu : menjadi kaya raya, memperoleh kedudukan yang tinggi, usia panjang, dan mencapai alam kebahagiaan setelah berakhirnya kehidupan di dunia. Secara universal praktek memberi (berdana) dikenal sebagai salah satu keluhuran manusia yang paling mendasar. Terlebih dalam ajaran agama Buddha berdana …
16 Sep 2018 6.395 views
Sekolah Minggu Remaja Pusdiklat Buddhis Sikkhadama Santibhumi, hari minggu 16 September 2018, di pagi yang cerah para remaja Buddhis berdatangan untuk melaksankan puja terhadap Guru Agung Buddha. Lantunan parita yang baik, terlihat pemimpin puja Aryo dan Anan membaca sesuai dengan tanda baca yang benar. Hal ini merupakan kebanggan bagi remaja Buddhis yang terus dapat turut …




















Comments are not available at the moment.