Keyakinan Terhadap Tiratana

Senin, November 30th 2015. | Dasar Agama Buddha, Tiga Mustika
keyakinan terhadap tiratana ajaran buddha

keyakinan terhadap tiratana ajaran buddha

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammāsambuddhassa

Dalam kehidupan ini, kita memilih dan menjadikan agama Buddha sebagai pilihan dalam hidup kita. Terkadang dalam benak kita mungkin ada renungan, ”Sudahkah saya memiliki keyakinan yang kuat pada agama Buddha?” Sebab banyak di antara kita mungkin masih ragu pada agama Buddha. Misalnya kalau ada orang bertanya kepada kita “Apa tujuan anda memeluk Agama Buddha?” Dapatkah kita menjawabnya secara langsung, ataukah kita malah menjadi bingung. Mungkin kita akan cenderung menjawab seperti orang pada umumnya dengan menjawab; “Tujuan saya memeluk agama Buddha agar menjadi orang baik”. Memang jawaban ini sepintas kelihatannya benar tetapi jawaban ini bukanlah jawaban yang tepat.

Sebenarnya tujuan yang paling utama menjadi umat Buddha adalah mengakhiri penderitaan. Dalam khotbah pertama yang dikenal dengan nama Dhammacakkappavattana Sutta kepada lima orang pertapa di Taman Rusa Isipatana, Sang Buddha menguraikan tentang empat kebenaran mulia meliputi; kebenaran mulia tentang penderitaan, kebenaran mulia tentang sebab penderitaan, kebenaran mulia tentang lenyapnya penderitaan, dan kebenaran mulia tentang jalan menuju lenyapnya penderitaan. Jadi inilah yang perlu dimengerti, ketika kita memilih menjadi pemeluk agama Buddha adalah memiliki tujuan untuk mengakhiri penderitaan.

Miliki Keyakinan
Seseorang yang mengarahkan diri menuju akhir penderitaan, haruslah memiliki keyakinan akan tujuan. Sebab tanpa memiliki keyakinan seseorang akan menjadi mudah mengganti tujuan yang akan dicapai. Seperti para arahat di masa lampau mereka meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju tanpa rumah tangga karena memiliki keyakinan yang kokoh pada Tiratana. Demikian pula, kita perlu menumbuhkan keyakinan yang kokoh dalam kehidupan kita. Di dalam pañca bala (lima kekuatan) di dalamnya terdapat saddhā bala yaitu kekuatan keyakinan. Dapat dikatakan juga keyakinan akan menjadi kekuatan bagi kita di saat menghadapi keragu-raguan atau di masa-masa sulit. Selain itu di dalam tujuh kekayaan ariya, dijelaskan tentang kekayaan berupa keyakinan. Keyakinan ini kalau dimiliki, maka semangat (viriya) akan mengikuti. Mengapa kita terkadang tidak memiliki semangat untuk praktik atau melakukan sesuatu, sebab dalam diri kita saat itu tidak muncul keyakinan.

Keyakinan Umat Buddha pada Tiratana
Umat Buddha menjadikan Tiratana sebagai keyakinan untuk mendorong diri mengakhiri penderitaan. Tiratana terdiri dari Buddha Ratana, Dhamma Ratana, dan Saṅgha Ratana. Keyakinan ini diperoleh dari memahami kualitas atau sifat-sifat luhur dari Buddha, Dhamma, dan Saṅgha. Kita dapat menemukan kualitas itu dengan menghayati yang ada pada Buddhānusati, Dhammānusati, dan Saṅghānusati. Seperti Buddhānusati terdapat sembilan kualitas luhur dari Buddha, Dhammānusati terdapat enam kualitas luhur dari Dhamma, dan Saṅghānusati terdapat sembilan kualitas luhur dari Saṅgha. Sering kali Buddha diumpamakan seorang dokter, Dhamma diumpamakan obat, Saṅgha diumpamakan orang yang sembuh setelah minum obat yang diberikan oleh dokter. Demikian pula kita-kita ini, diumpamakan seperti orang yang sedang mengalami sakit, maka kita perlu pergi ke dokter dan minum obat dari petunjuk dokter. Tujuannya agar kita tidak menderita sakit terlalu lama.

Dalam Buddhānussati, direnungkan sembilan sifat-sifat luhur dari Buddha. Kesembilan sifat Buddha tersebut adalah maha suci (arahaṁ), telah mencapai penerangan sempurna (sammāsambuddho), sempurna pengetahuan dan tingkah lakunya (vijjācaraṇa-sampanno), sempurna menempuh jalan ke Nibbāna (sugato), pengenal semua alam (lokavidū), pembimbing manusia yang tiada taranya (anuttaropurisadammasārathi), guru para dewa dan manusia (satthādeva-manussānaṁ), yang sadar (buddho), yang patut dimuliakan (bhagavā).

Dalam Dhammānussati, direnungkan enam sifat-sifat luhur dari Dhamma. Keenam sifat Dhamma itu telah dibabarkan dengan sempurna (svākkhāto), terlihat amat jelas (sandiṭṭhiko), tak bersela oleh waktu (akāliko), mengundang untuk dibuktikan (ehipassiko), patut diarahkan ke dalam batin (opanayiko), dapat dihayati oleh para bijaksana (paccataṁveditabbo viññūhi).

Dalam Saṅghānussati, direnungkan sembilan sifat-sifat luhur dari Saṅgha. Kesembilan sifat adalah saṅgha siswa telah bertindak baik (supaṭipanno), bertindak lurus (ujupaṭipanno), bertindak benar (ñāyapaṭipanno); bertindak patut (sāmīcipaṭipanno); patut menerima pujaan (āhuneyyo), patut menerima suguhan (pāhuneyyo), patut menerima persembahan (dakkhineyyo), patut menerima penghormatan (añjalikaraṇīyo), ladang untuk menanam jasa yang tiada taranya bagi makhluk dunia (anuttaraṁ-puññakkhettaṁ lokassa).

Dengan merenungkan dan memahami kualitas-kualitas luhur dari Buddha, Dhamma, dan Saṅgha, maka keyakinan akan menjadi kokoh pada agama Buddha, dan di dalam Ratana Sutta dijelaskan bahwa di alam ini atau di alam lain tidak ada permata yang setara dengan permata Buddha, Dhamma, dan Saṅgha. Artinya keyakinan yang kita pilih dan miliki saat ini tidak ada bandingnya dengan apapun yang ada di dunia ini.
Manfaat memiliki Keyakinan pada Tiratana
Seseorang yang memiliki keyakinan pada Tiratana ia tidak akan memiliki keragu-raguan pada agama Buddha, sebab telah memiliki pandangan benar. Dengan memiliki pandangan benar seseorang tidak percaya secara membuta, sebab dalam Dhamma dinyatakan dapat dibuktikan secara langsung.

Seseorang yang memiliki keyakinan pada Tiratana ketika mempraktikkan sīla (kemoralan), samadhi (konsentrasi) dan paññā (kebijaksanaan) akan menjadi benar dan tepat, juga bersemangat hingga tercapainya akhir dari penderitaan.
Semoga dengan uraian ini keyakinan kita pada Tiratana atau agama Buddha semakin tumbuh dan berkembang, sehingga kita dapat mempraktikkan Dhamma dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, dan akhirnya dapat mencapai akhir penderitaan (Nibbāna).

Semoga semua makhluk hidup berbahagia

Sumber :

http://www.dhammacakka.org/?channel=ceramah&mode=detailbd&id=648

Incoming search terms:

  • Menumbuhkan keyakinan pada sang triratna
  • lembar evaluasi perkembangan anak keyakinan terhadap tiratana
tags: , , , ,

Related For Keyakinan Terhadap Tiratana