Bagaimana Cara Yang Benar untuk Mengajarkan Dhamma?

Sabtu, Maret 26th 2016. | Ceramah

pembabaran dhamma yang benar by tisaranadotnet

Pada satu ketika Sang Buddha berdiam di Kosambi, di Vihara Ghosita. YM Udayi duduk di sana di tengah banyak umat awam dan mengajarkan Dhamma kepada mereka. Ketika melihat hal ini, YM Ananda pergi menghadap Yang Terberkahi dan melaporkan hal ini.
Yang Terberkahi kemudian berkata:

“Ananda, adalah tidak mudah mengajarkan Dhamma kepada orang-orang lain. Ketika mengajarkan Dhamma kepada orang-orang lain, orang seharusnya membangun lima standar di dalam dirinya sendiri untuk melakukan hal itu.

Apakah yang lima itu?

” ‘Saya akan memberikan kotbah yang bertingkat’: dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang-orang lain.

” ‘Saya akan memberikan khotbah yang masuk-akal‘: dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang-orang lain.

” ‘Saya akan berbicara karena tergerak oleh simpati‘: dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang-orang lain.

” ‘Saya akan berbicara bukan demi keuntungan duniawi‘: dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang-orang lain.

” ‘Saya akan berbicara tanpa menyindir diri sendiri atau orang lain‘: dengan cara itulah seharusnya Dhamma diajarkan kepada orang-orang lain.

“Sungguh Ananda, adalah tidak mudah mengajarkan Dhamma kepada orang-orang lain. Ketika melakukannya, orang seharusnya membangun lima standar ini di dalam dirinya.

 

Sumber:

Kiriman WA dari Romo Oscar Niora

Incoming search terms:

  • cara mengajar dhama
tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Related For Bagaimana Cara Yang Benar untuk Mengajarkan Dhamma?