Karya Puisi Sekolah Minggu Remaja Pusdiklat Buddhis Sikkhadama Santibhumi

Minggu, September 16th 2018. | Berita, Daerah


Sekolah Minggu Remaja Pusdiklat Buddhis Sikkhadama Santibhumi, hari minggu 16 September 2018, di pagi yang cerah para remaja Buddhis berdatangan untuk melaksankan puja terhadap Guru Agung Buddha. Lantunan parita yang baik, terlihat pemimpin puja Aryo dan Anan membaca sesuai dengan tanda baca yang benar. Hal ini merupakan kebanggan bagi remaja Buddhis yang terus dapat turut serta menjaga dan mempraktekkan Dhamma Ajaran Guru Agung Buudha. Semoga semakin hari semakin terus meningkat baik pengetahuan, praktek dan sikapnya dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah puja bhakti selesai dilanjutkan Diskusi Dhamma yang dipandu oleh Bapak Roch Aksiadi. Diskusi ini mengambil tema ajaran Guru Agung Buddha mengenai Jalan Mulia Berunsur 8 serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar ataupun sebagai anak dirumahnya masing-masing.
Setelah selesai dilanjutkan dengan membuat Karya Puisi dengan tema Ajaran Buddha dan penerapannya dalam kehidupan.
Berikut adalah hasil karya yang telah dibuat, ternyata sungguh luar biasa:

Kebahagiaan
Oleh Ferdie, Anan dan Keanu
Kebahagiaan….
Ibarat sungai yang mengalir tenang
Di pagi hari yang sejuk
Memandang sucinya langit biru

Kebahagiaan….
Adalah sebuah tujuan yang tercapai
Tujuan yang tercapai karena kerja keras
Yang menimbulkan kesenangan
Semua itu tercapai karena kita melakukan semua dengan  BAHAGIA…

 

Dukkha
Oleh Devi, Febrianno dan Felix

Dukkha
Penderitaan yang tak ada hampanya
Sebuah lintasan yang tak ada hentinya
Yang merajalela bagi semua makhluk dunia

Semua makhluk Tiada Beda
Berpotensi buruk yang tiada sama
Tetapi ia yang tangkas dalam melenyapkan Dukkha
Akan merealisasikan kebahagiaan selama-lamanya

 


Waktu Hidup

Oleh Jayson Gautama Lee dan Xeisha Nevilie E

Pagi hari kumakan bubur
Siang hari sekolah berlalu
Sore hari kelulusan berlangsung
Malam hari ku merenung

Harapan kubuat
Tindakan pun terlaksana
Tetapi keberlangsungan tidak kutahu

Ia tidak memungut biaya
Diskriminasi pun bukan agendanya
Tetapi sekali berlalu
Tidak ada kata kembali

Dari bertahun-tahun aku hidup
Pemikiran dalam diri mulai muncul
Sudah saatnya aku mulai menghargai waktu

 

 

Keagungan Dhama-Mu
Oleh Adit dan Sherry

Dhamma-Mu sebagai pedoman hidupku
Membimbing sepanjang jalan hidupku
Ajaran-Mu membawa kedamaian pada dunia
Yang membawa manusia pada jalan Kedamaian

Ajaran-Mu bagai lilin yang menerangi kegelapan
Yang meredam seluruh kebencian yang ada
Ajaran-Mu yang menebarkan cinta kasih
Membagikan kasih sayang pada semua makhluk

Guru Buddha
Oleh Nicho dan Ananda

Buddha Sang Bhagava…
Yang Maha Suci
Yang telah mencapai penerangan sempurna
Yang mengajarkan kebenaran

Oh Buddha…
Sungguh indah cahaya tubuh-Mu
Untuk menerangi manusia di dunia
Membimbing menuju lenyapnya Dukkkha
Atas keagungan-Mu kami memuja

Oh Buddha…
Kau berjuang tuk melenyapkan Dukkha
Walaupun sulit tuk melenyapkan Dukkha
Kau telah mengajarkan kami kebenaran
Anumodana Buddha….

Kulaksanakan Dhamma
Oleh Richie,  Devina, Patrick, dan Tommy

Indah pada awal
Indah pada pertengahan
Indah pada akhir
Itulah Dhamma yang diajarkan Guru Buddha

Dhamma yang mengikis kilesa kilesa
Dhamma adalah warisan paling berharga dari Guru Budha
Mereka yang melaksanakan Dhamma dengan baik dan benar
Akan menghilangkan segala kebodohan batin

Kupersembahkan
Oleh Sutji R.S., Keane, dan Jojo

Buddha, Engkaulah Guru Agung kami
Kau adalah manusia Agung yang paling kita hormati dan hargai
Buddha, Kau telah berjuang dengan sekeras mungkin dari kehidupan demi kehidupan
Dan, demikianlah Engkau menjadi guru para dewa dan manusia yang kami hormati

Dan sampai sekarang Kau masih dihormati
Dengan demikianlah kupersembahkan lima persembahan yang agung dan memiliki makna
Adalah bunga, air, dupa, lilin dan buah
Semua itulah yang akan kami persembahkan kepada-Mu

Bunga melambangkan ketidakkekalan
Air melambangkan kesucian
Dupa melambangkan keharuman
Lilin melambangkan penerangan batin
Dan yang terakhir adalah buah yaitu yang  saling bergantungan dengan hidup kita, yaitu hasil perbuatan kita

Semoga apa yang telah dibuat dalam karya ini dapat terus mengingatkan mereka dan umat Buddha untuk terus bersikap bijaksana dan bertindak benar serta tidak lupa melakukan praktek meditasi yang merupakan jantung dari Ajaran Buddha.

Semoga semua Makhluk Berbahagia

Sadhu… Sadhu… Sadhu…

 

by tisarana.net

Berikut dokumentasi kegiatannya:

 

tags: , , ,

Related For Karya Puisi Sekolah Minggu Remaja Pusdiklat Buddhis Sikkhadama Santibhumi