~ Kegelisahan dan Ketakutan ~ Oleh : Ven K. Sri Dhammananda

Senin, Oktober 16th 2017. | Artikel

Kegelisahan dan kesedihan merupakan suatu kejahatan kembar yang datang berbarengan dan bergandengan.
Mereka hidup bersama-sama di dunia ini. Jika Anda gelisah, maka Anda akan merasa susah! Dan jika Anda merasa susah maka Anda akan gelisah.
Kita harus berani menghadapi kenyataan. Walaupun kita tidak dapat melarikan
diri dari mereka, tapi kita tidak boleh membiarkan kejahatan kembar tersebut mengalahkan kita. Kita harus mengatasi mereka. Kita dapat melakukannya dengan usaha kita sendiri, dengan kemantapan hati dan kesabaran.
Dengan pengertian benar dan menggunakan akal budi serta kebijaksanaan, maka niscaya kita dapat mengalahkan perasaan kita, dan menghapuskan kegelisahan dan kesusahan kita.

Kegelisahan dalam diri kita dibuat oleh kita sendiri. Kita ciptakan mereka di dalam pikiran kita, melalui ketidakmampuan ataupun kegagalan
untuk mengerti bahaya perasaan keakuan dan melalui khayalan-khayalan kita yang melambung serta kesalahan dalam menilai benda—benda.
Hanya jika kita dapat melihat benda-benda dengan apa adanya, bahwa tidak ada sesuatu pun yang kekal di dunia ini dan bahwa keakuan kita sendiri merupakan khayalan liar yang berlari ke sana ke mari membawa kekacauan di dalam pikiran kita yang tidak terlatih, untuk itu kita harus menempuh perjalanan jauh untuk mencari obat pembasmi kegelisahan dan kesusahan kita.
Kita harus melatih perasaan dan pikiran kita untuk melupakan rasa keakuan, dan berusaha untuk dapat melayani serta
berguna untuk kemanusiaan.
Ini merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Banyak orang yang memiliki hawa nafsu dan kerinduan, ketakutan serta kecemasan, namun mereka tidak mau menyadarinya atau malu untuk mengakuinya bahkan kepada diri mereka sendiri
Dan perasaan-perasaan yang tidak berfaedah ini pun memiliki kekuatan. Walau bagaimanapun usaha kita untuk menekannya, mereka akan mencari pelepasan dengan jalan merusak alat – alat tubuh sehingga menyebabkan penyakit—penyakit menahun.
Semua ini dapat diatasi dengan cara – cara yang tepat dari meditasi atau pengembangan mental, karena pikiran yang tidak terlatih merupakan penyebab utama dari kegelisahan-kegelisahan tersebut.

Jika pikiran Anda sedang gelisah, janganlah tunjukkan kegelisahan Anda kepada setiap orang yang Anda temui. Anda harus menceritakan dan menyatakan kegelisahan Anda hanya kepada orang yang benar-benar dapat menolong Anda.

Betapa manisnya jika Anda dapat tetap memelihara senyum di wajah Anda meskipun banyak kesulitan menghadang di depan Anda. Hal ini tidaklah terlalu sulit hanya jika Anda benar-benar mencobanya.
Banyak remaja yang terlalu bersusah hati ketika putus hubungan dengan kekasihnya, bahkan mereka sering merencanakan untuk membunuh diri karena dipaksa oleh kekecewaan dan putus asa.
Beberapa diantaranya terpaksa menetap di rumah-rumah sakit jiwa. Banyak remaja yang patah hati yang menempuh
kehidupan yang menyedihkan. Semua peristiwa yang malang ini terjadi disebabkan kurangnya pengertian tentang nilai-nilai yang sesungguhnya dari kehidupan.

Bagaimanapun, perpisahan merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Hal ini dapat terjadi kadang-kadang pada permulaan dari jalan kehidupan, kadang-kadang pada pertengahan, dan kadang-kadang pada akhir kehidupan. Dan hal ini tidak dapat dihindari.
Kalau hal-hal seperti itu terjadi, orang harus mencoba untuk mencari dimana letak penyebabnya.
Walau bagaimanapun, ‘kalau perpisahan itu terjadi diluar dugaannya, orang harus berani menerima kenyataan “itu dengan menyadari sifat-sifat kehidupan yang sebenamya.
Namun demikian, sebenarnya tidaklah terlalu sulit bagi seseorang untuk mencari teman baru sebagai pengganti yang telah pergi, untuk mengisi kekosongan kalau ia benar-benar menghendakinya.

Sang Buddha bersabda : ”Dimanapun rasa ketakutan muncul, ia hanya akan muncul pada orang yang bodoh, tidak pada orang yang bijaksana.”
Ketakutan tidaklah lebih dari keadaan pikiran.
Keadaan pikiran seseorang dapat menjadi subyek untuk mengendalikan dan memimpin; penyalah-gunaan pikiranlah yang menghasilkan ketakutan kita; dan penggunaan yang benarlah yang mewujudkan harapan – harapan dan cita – cita kita, dan dalam hal ini pikiran sepenuhnya tergantung pada kita sendiri!
Setiap makhluk hidup memiliki kemampuan sepenuhnya mengawasi pikirannya sendiri. “Alam telah menganugerahi manusia untuk dapat mengendalikan seluruh isinya kecuali satu hal yaitu pikiran.”
Kenyataan ini, diperkuat dengan kenyataan tambahan bahwa segala sesuatu yang diciptakan manusia dimulai dalam bentuk pikiran, hal ini menuntun seseorang untuk lebih menyadari bahwa ketakutan dapat diatasi.

Seorang ahli anatomi yang terkemuka dari Inggris pada suatu hari ditanya oleh seorang muridnya tentang obat yang terbaik untuk mengatasi ketakutan, dan jawabnya adalah : ”Cobalah untuk mengerjakan sesuatu untuk orang lain.”

Murid tersebut sangat heran dengan jawaban tersebut, dan karenanya ia memohon keterangan yang lebih lanjut, lalu sang guru meneruskan keterangannya: ”Anda tidak dapat memiliki dua pikiran yang berlawanan pada waktu yang bersamaan.”
Salah satu pikiran akan selalu mengusir
yang lain. Jika suatu saat pikiran Anda sedang terpusat hanya untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun juga, maka rasa ketakutan tidak akan muncul di dalam pikiran Anda pada waktu yang sama.

”Kesusahan akan mengeringkan darah, lebih cepat daripada yang dilakukan oleh usia.”
Rasa ketakutan, kegelisahan dan kecemasan yang tidak berlebihan merupakan naluri alamiah untuk menjaga diri. Namun, ketakutan yang terus menerus. dan kegelisahan yan berkepanjangan merupakan musuh yang tak terduga bagi alat – alat tubuh manusia, mereka mengacau jalannya fungsi – fungsi tubuh.

Jika Anda senantiasa belajar bagaimana
membahagiakan orang lain dan hanya mengisi pikiran pikiran Anda dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat, maka Anda pun akan selalu berada dalam
suasana hati dan pikiran yang tenteram dan bahagia. Hal ini disebabkan pikiran Anda tidak diizinkan untuk ditumpangi oleh rasa ketakutan kegelisahan dan kecemasan.

Bagaimana Mengatasi Kesulitan-kesulitan Anda
Penerbit Yayasan Dhammadipa Arama

 

Sumber :

Namo BuddhayaRenungan Malam~ Kegelisahan dan Ketakutan ~Oleh : Ven K. Sri DhammanandaKegelisahan dan kesedihan…

Dikirim oleh Dhamma kehidupan pada 15 Oktober 2017

tags: , , ,

Related For ~ Kegelisahan dan Ketakutan ~ Oleh : Ven K. Sri Dhammananda